Cari Blog Ini

Rabu, 29 Februari 2012

KARAKTERISTIK DARI MANAGER DAN LEADER


KARAKTERISTIK DARI MANAGER
       Di dalam manajemen suatu organisasi tentunya dijalankan oleh banyak manajer berdasarkan tingkatannya.  Oleh sebab itu manajemen dibedakan ke dalam tiga tingkat atau jenjang (level)  kedudukannya:
1. Manajer tingkat atas (top level manager).  Pada tingkatan ini lebih banyak tekanannya pada keakhlian “konseptual”, sedikit saja tentang keakhlian teknikal, dan cukup tentang keakhlian kemanusiaan.
2. Manajer tingkat menengah (middle level manager); dengan tekanan yang seimbang antara keakhlian konseptual, teknikal dan kemanusiaan.
3. Manajer tingkat bawah (Low level manager/Supervisory manager); dengan tekanan lebih banyak keakhlian teknikal, sedikit keakhlian konseptual, dan cukup dalam keakhlian kemanusiaan.
       Dengan demikian apa yang dikerjakan manajer selain melaksanakan fungsi-fungsi manajemen menurut bidangnya, Stoner (1978) mengatakan , bahwa manajer juga melakukan kegiatan-kegiatan lain ialah (dalam Sigit, 1984 : 34) :
1. Mengambil tanggung jawab jawab atas kegiatan-kegiatan yang ia lakukan dan yang dilakukan oleh bawahannya.
2. Membuat keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bersaingan.
3. Membuat konsep-konsep pemikiran.
4. Bekerja melalui dan bersama orang lain
5. Menjadi mediator jika terjadi perselisihan.
6. Melakukan kegiatan seperti seorang politikus dan diplomat.
7. Mengambil keputusan
       Selanjutnya, berdasarkan kegiatan-kegiatan manajer di atas, maka peran manajer dapat dikelompokan menjadi tiga jenis peran manajer, yaitu:
1. Peran antar pribadi (interpersonal). Peran manajer sebagai :
a)      “tokoh” yang melakukan tugas seremonial seperti menerima tamu, menggunting pita, potong tumpeng dll.,
b)      peran pemimpin, misalnya mengangkat pegawai, memotivasinya dan melatihnya,
c)      peran penghubung (laison officer), yaitu menjalin hubungan dengan orang lain yang bukan bawahannya atau atasannya, misalnya pemasok dan langganan.
2. Peran informasional. Pengupulan dan penyebaran informasi terutama untuk pengambilan keputusan. Peran ini meliputi peran pemantau, penyebar, dan jurubicara
3. Peran pengambilan keputusan.  Peran ini meliputi: kewiraswastaan, pereda gangguan yang timbul, pengalokasi sumberdaya, dan sebagai negosiator.
       Dengan demikian dapat disimpulkan, semua tingkatan manajer dituntut memiliki tiga keterampilan-ketrampilan yang untuk tiap tingkat. Di samping itu untuk menggerakan organisasi mencapai tujuan, manajer di tiap tingkat melakukan berbagai peran yaitu peranantar pribadi, informasional, dan pengambilan keputusan.
Keterampilan-keterampilan manajerial yang dibutuhkan oleh seorang manajer yang efektif adalah sebagai berikut:
1) Keterampilan konseptual (Conceptual skill), adalah kemampuan mental untuk mengkoordinasikan dan mengintegrasikan seluruh kepentingan dan kegiatan organisasi. Mencakup kemampuan melihat organisasi secara menyeluruh sebagai suatu sistem, dan menginterpretasikan serta menganalisis  segala informasi yang berkaitan dari berbagai macam sumber.
2) Keterampilan lemanusiaan (Human skill), kemampuan untuk bekerja dengan memahami, dan memotivasi orang lain baik sebagai individu maupun kelompok. Dengan kemampuan ini manajer akan memperoleh partisipasi dan mengarahkankelompoknya dalam mencapai tujuan.
3) Keterampilan administratif (Administrative skill), keterampilan yang berkaitan dengan perencanaan, pengorganiosasian, penyusunan pegawai dan pengendalian.  Mencakup mengikuti maupun menyusun prosedur, mengelola anggaran terbatas. Manajer melaksanakan keputusan-keputusan melalui penggunaan keterampilan adminstratif dan kemanusiaan.
4) Keterampilan teknik (Technical skill), kemampuan untuk menggunakan peralatan-peralatan, prosedur-prosedur, atau teknik-teknik dari suatu bidang tertentu, seperti akuntansi, produksi, permesinan, advertensi dsb.
        Keterampilan mana yang relatif lebih penting tergantung pada tipe organisasi, tingkatan manajerial dan fungsi yang sedang dilaksanakan.  Setiap keterampilan harus dimiliki oleh setiap manajer, namun untuk tingkatan manajemen yang berbeda akan berbeda pula proporsi masing-masing kebutuhan akan keterampilan-keterampilan tersebut  (lihat gambar sebelumnya).  Manajer puncak lebih membutuhkan ketram[pilan konsepsual ketimbang manajer lini-pertama yang membutuhkan keterampilan teknis.
2. KARAKTERISTIK PEMIMPIN/LEADER
            Fungsi leader pada teori ini adalah untuk memfasilitasi pencapaian tujuan bersama diantara para pengikut sambil menyediakan kesempatan pada pertumbuhan dan perkembangan individu. Fokus utamanya adalah pada kebutuhan individual. Melihat pada isu leadership, pendekatan dasar pada leadership telah bergeser melalui 3 tahapan; Ciri/Sifat, Sikap, dan Situasi.
PENDEKATAN SIFAT/KARAKTERSISTIK KEPEMIMPINAN
            Sebelum tahun 1945, study leadership berkonsentrasi pada ciri/sifat, dimana karakteristik tertentu sangat esensial untuk leadership yang efektif. Karena tidak semua orang memiliki ciri-ciri tersebut, hanya mereka yang memilikinya yang dianggap dapat menjadi leader.

Warren Bennis mengidentifikasi 4 ciri/sifat, atau kompetensi leadership:
1. Management of Attention ? Kemampuan untuk mengkomunikasikan visi/tujuan yang menarik pengikut.
2. Management of Meaning ? Kemampuan untuk menciptakan dan mengkomunikasikan arti dengan jelas.
3. Management of Trust ? Kemampuan untuk dapat dipercaya dan konsisten.
4. Management of Self ? Kemampuan untuk mengetahui seseorang, dan menggunakan kemampuan orang tersebut dengan batasan kekuatan dan kelemahannya.

A.          PERBEDAAN ANTARA LEADER DAN MANAGER
   menurut Warren Bennis dalam bukunya berjudul On Becoming Leader.

Leader
Manager
1.      Pemimpin menginovasi.
2.      Pemimpin melakukan hal-hal yang benar.
3.      Pemimpin mengembangkan.
4.      Pemimpin fokus kepada orang.
5.      Pemimpin membangkitkan kepercayaan.
6.      pemimpin melihat perspektif jangka panjang.
7.      Pemimpin bertanya apa dan mengapa. pemimpin menatap masa depan.
8.      Pemimpin melahirkan.
9.      Pemimpin menantangnya.
10.  Pemimpin adalah dirinya sendiri.
11.  Pemimpin orisinal.
12.  Pemimpin adalah orang yang mempunyai visi kemana bisnis ini mau dibawa. Dalam 10 tahun mendatang apa yang harus terjadi dengan perusahaan berkembang atau mengalami kemunduran.

1.      Manager mengelola.
2.      Manager melakukan hal-hal dengan benar.
3.      Manager mempertahankan.
4.      Manager berfokus pada sistem dan struktur.
5.      Manager bergantung kepada pengawasan.
6.      Manager melihat jangka pendek.
7.      Manager bertanya kapan dan bagaimana.
8.      Manager melihat hasil pokok.
9.      Manager meniru.
10.  Manager menerima status quo.
11.  Manager adalah prajurit yang baik.
12.  Manager adalah tiruan.
13.  Manager adalah orang yang memimpin tim, membawa karyawan menuju arah yang sudah digariskan leader.

B.     PERSAMAANANTARA LEADER DAN MANAGER
            Manajer adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab untuk memanage sesuatu (how to manage) dan berprinsip pada “doing the things right”. Pada manager segala aktifitasnya hanya berurusan dengan benda-benda, struktur, sistem dan efisiensi. Pemimpin berurusan dengan efektivitas, orang, memberdayakan dan menyalurkan potensi yang dimiliki oleh orang lain.
            Leader adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab untuk memimpin (how to lead) dan berprinsip pada “doing the right thing”.
            Kesimpulan pada persamaan dari manager dan leader adalah keduanya memiliki tanggung jawab terhadap pengaturan dari lembaga organisasinya. Pada dasarnya peran mereka sama (antar pribadi, pemrosesan informasi, dan pengambilan keputusan) , namun ketrampilan yang diperlukan berbeda.

PENGERTIAN ORGANIZING
Organisasi adalah kumpulan orang yang secara formal memiliki tujuan yang sama untuk dicapai di mana jika masing-masing individu berdiri secara sendiri-sendiri tidak mungkin mencapainya. Itulah sebabnya di dalam organisasi terdapat proses manajemen komunikasi dan kepemimpinan agar secara bersama-sama setiap individu yang berhimpun dapat membentuk sinergi dalam mencapai tujuan organisasi tersebut.
Organisasi sebagai sistim kerja menurut Henry Mintzberg dapat dilihat dari berbagai cara, yaitu :
a.                   Sebagai otoritas formal yang digambarkan o!eh struktur organisasi.
b.                  Sebagai alur kerja yang diatur.
c.                   Sebagai komunikasi informal.
d.                  Sebagai konstelasi (partner) kerja.
e.                   Sebagai proses pengambilan keputusan secara uci hoc (tim khusus).
Semua ini harus memiliki SOP (Siunclard Operating Procedure) yang dapat menjadi dasar kebenaran pelaksanaan suatu kegiatan di setiap bagian dan unsur organisasi sehingga reward and penalty policy (kebijakan imbalan dan hukuman) organisasi dapat berjalan dengan baik, transparan serta adil.
UNSUR-UNSUR DALAM STRUKTUR ORGANISASI
Dalam rangka analisis, struktur organisasi perlu dibagi dalam unsur-unsurnya, yaitu:
ü      Spesialisasi kegiatan-kegiatan.
Spesialisasi kegiatan ini berkaitan dengan spesaialisasi, baik tugas individu maupun tugas kelompok dalam organisasi (pembagian kerja) dan mengelompokkan tugas-tugas tersebut ke dalam unit kerja (departementasi)
ü      Standarisasi kegiatan-kegiatan.
Standarisasi kegiatan-kegiatan ini berkaitan dengan standarisasi tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja yang digunakan dalam organisasi. Banyak sistem dan prosedur kerja, termasuk didalamnya struktur organisasi dan bagan organisasi, yang dikembangkan melalui peraturan-peraturan tentang kegiatan-kegiatan dan hubungan-hubungan kerja yang ada dalam organisasi.
ü      Koordinasi kegiatan-kegiatan.
Koordinasi kegiatan ini berkaitan dengan pengintegrasian dan penyelarasan fungsi-fungsi dan unit-unit dalam organisasi yang berkaitan dan saling ketergantungan.  
ü      Sentralisasi dan desentralisasi.
Sentralisasi dan desentralisasi ini berkaitan dengan letak pengambilan keputusan. Dalam struktur organisasi yang disentralisasikan, pengambilan keputusan dilakukan oleh para pimpinan puncak saja. Dalam dsentralisasi, kekuasaan pengambilan keputusan didelegasikan kepada individu-individu pada tingkat-tingkat manajemen menengah dan menengah bawah.

1 komentar:

  1. PERBEDAAN ANTARA MANAJER DAN PEMIMPIN
    http://indonugraha.blogspot.co.id/2016/02/perbedaan-antara-manajer-dan-pemimpin.html

    BalasHapus